Monday, November 19, 2018

(Latihan 7.1) Sunset & Sunrise di Watu Karung, Desa Limasan, Pacitan, Jawa Timur, Indonesia


Sunset di Watu Karung, Desa Limasan,
Pacitan (11-Mei-2018)


Apa mungkin kita bisa melihat sunset dan sunrise dari lokasi yang sama?
Saaangat mungkiiin (pake bangeeettt).
(pastinya dengan waktu yang berbeda yaaa☺).
Saya dan suami sudah menyaksikannya.
Yuk ikuti catatan perjalanan kami.

Catatan Perjalanan 11-Mei-2018

Kali ke-2 road trip ke Pacitan (Jawa Timur), suami mengajak untuk menyepi semalam di Desa Limasan.

Desa Limasan adalah sebuah resort di tepi Pantai Watu Karung (daerah Pacitan, Jawa Timur) yang ditata mirip dengan sebuah desa.
Tempatnya tenang dan jauh dari keramaian. Banyaknya pohon kelapa di sekelilingnya, semakin menambah rasa nyaman untuk sejenak melarikan diri dari rutinitas.

Pantai Watu Karung sendiri banyak didatangi peselancar profesional kelas dunia.
Tetapi kami berdua bukan pasangan peselancar profesional loh yaaa. Amatir aja enggak 🤭.
Kami hanya penikmat keindahan alam hasil karya Sang Pencipta.

Kembali ke Desa Limasan, di sini ditawarkan penginapan berbentuk Rumah Limasan. Beberapa tipe Rumah Limasan yang ditawarkan dengan fasilitas shower air panas di setiap rumah, antara lain:
Limasan Kecil:
untuk 1-2 orang.

Limasan Kolam:
untuk 2 orang dengan kolam renang pribadi pemandangan ke laut.

Limasan Darmadi:
untuk 3-5 orang, lokasi depan pantai dan dekat kolam renang.

Limasan Hill Top (puncak bukit):
untuk 4 orang, pemandangan Lautan Watu Karung.

Limasan Rizal:
untuk 4-8 orang, tersedia dapur dan ruang tamu.

Limasan Besar:
untuk 8-12 orang, tersedia bathub, dapur, ruang makan, beranda panjang.

Artikel singkat Pengertian Rumah Limasan (sumber: klik 👇)

Kami memilih Rumah Limasan Kecil karena cukup untuk kami berdua. Kebetulan banget nuansanya pink & ungu, jadi masih ada nuansa honeymoon-nya walau kami pengantin lama 😂.

Foto Rumah Limasan Kecil (11-Mei-2018)

Di dalam Rumah Limasan Kecil yang didominasi nuansa kayu alami terdiri dari: 1 kamar, 1 tempat tidur besar, lemari, meja kerja. Ada juga AC, kulkas, dispenser air minum (tapi untuk yang disebutkan 3 terakhir ini bukan dari kayu yaaa 😂).
Untuk kamar mandinya tersedia toilet duduk, washtafel, shower air panas & dingin.
Di teras yang mungil tersedia meja & kursi yang bisa digunakan untuk bersantai atau untuk menikmati makan malam / sarapan (termasuk tersedia rak handuk di teras untuk menjemur pakaian sehabis renang di pantai yg ada di depan ataupun kolam renang)

Gambar Lay Out Rumah Limasan Kecil (sumber: klik 👇)

Pastikan tiba disini sebelum matahari terbenam (sunset). Supaya kita bisa menyaksikan keindahan sunset di pantai Watu Karung (seperti foto paling atas).

Akses ke Pantai Watu Karung dekat sekali dari Desa Limasan.
Cukup hanya menyebrangi jalan kecil ini menuju Pantai Watu Karung dari Desa Limasan (Foto 11-Mei-2018)

Dari Desa Limasan (disebelah kanan jalan yang berbatasan dengan pagar rendah dari batu), kita tinggal menyebrangi jalan kecil ini menuju pantai Watu Karung (di sebelah kiri jalan).

Kita bisa melihat langsung view pantai batu karang yang indah baik di bagian kanan / Barat (sunset akan muncul disini), maupun view pantai seperti foto di bawah ini yang berada di bagian kiri /Timur.

Foto: Caption : Terlihat anak kecil sedang bermain-main di bibir pantai (11-Mei-2018)

Atau, sambil menunggu melihat sunset, teman-teman bisa juga beraktivitas di halaman Desa Limasan yang luas, entah berenang di kolam atau main ayunan seperti saya (nggak ada larangan kok emak-emak main ayunan 😂).

Foto. Caption: Main ayunan yuk, mumpung sepi. Jadi nggak malu 😂 (11-Mei-2018)

Selesai hunting sunset, kami kembali ke Rumah Limasan Kecil karena bertepatan dengan waktu Maghrib.
Sekalian kami memesan makanan & minuman untuk makan malam.
Makan malam tersedia pilihan menu Indonesia dan rasanya cocok di lidah kami. Sayangnya koleksi fotonya sudah raib 😭

Ngomong-ngomong di sini nggak ada TV loh yaaa (kan namanya juga mau menyepi) jadi kalau malam terasa sepi dan hening. Yang terdengar hanya suara deburan ombak.

Untuk cerita hari ini saya akhiri dulu yaaa. Good night, sleep tight ❤.

Catatan Perjalanan 12-Mei-2018

Setelah Subuh, sambil olah raga jalan pagi (sambil berlomba juga dengan matahari) kami naik ke atas bukit dimana Rumah Limasan Hill Top berdiri. Untungnya sedang tidak ada yang menyewa, jadi kami nggak malu juga berkunjung ke sini.

Akses masuknya berbeda dengan Rumah Limasan lainnya. Akses ke sini dibuat jalan khusus agar mobil bisa naik sampai ke puncak bukit & parkir di samping Rumah Limasan Hill Top.

Foto Akses jalan menuju Rumah Limasan Hill Top (foto diambil setelah sunrise 12-Mei-2018)

Foto lokasi parkir kendaraan di samping
Rumah Limasan Hill Top (foto diambil setelah sunrise 12-Mei-2018)

Alhamdulillah tiba di sini kami masih sempat merekam detik-detik sunrise sambil berdiri di halaman bagian samping/belakang Rumah Limasan Hill Top

Foto Sunrise di Rumah Limasan Hill Top (foto 1, 12-Mei-2018)

Foto Sunrise di Rumah Limasan Hill Top (foto 2, 12-Mei-2018)

Foto Sunrise di Rumah Limasan Hill Top (foto 3, 12-Mei-2018)

Di teras Rumah Limasan Hill Top, kalau sore hari bisa menjadi tempat untuk menanti sunset (foto di bawah diambil saat hari masih pagi).
Kemarin, kami mengambil momen sunset langsung di tepi pantai (foto pertama paling atas).

Foto Teras Rumah Limasan Hill Top
(foto diambil setelah sunrise 12-Mei-2018).

Kemarin melihat sunset persis di bibir pantai Watu Karung ini. Pagi ini kami mengamati pantai Watu Karung dari Pluncak bukit di teras depan Rumah Limasan Hill Top.

Foto Pantai Watu Karung pagi hari. (view dari Rumah Limasan Hill Top, 12-Mei-2018)

Rumah Limasan Hill Top di Desa Limasan boleh dibilang lokasi yang paling top untuk melihat sunset dan sunrise. Bisa menjadi pilihan kalau kita berjumlah maksimum 4 orang. Sendirian juga boleh sih, nggak ada larangan kok, asalkan mau dan berani aja 😁.

Tanpa terasa matahari mulai tinggi. Waktunya kembali ke Rumah Limasan Kecil di bawah sana. Siap-siap mandi, beres-beres, sarapan dan check-out.

Dari sini kami melanjutkan perjalanan ke Seruling Samudra, Pantai Klayar. Masih di Pacitan juga.

Sementara pamit dulu yaaa saya mau beres-beres untuk membuat catatan perjalanan lainnya

Catatan Penting !
▶Cara booking, tarif penginapan & paketnya.
Sayangnya kami booking lewat booking online lain (bukan lewat website Desa Limasan). Jadi paket menginapnya tidak termasuk makan. Sebaiknya sebelum memutuskan booking online, kita harus rajin-rajin bandingin juga penawaran dari website penginapan yang kita pilih mengenai paket apa saja yang sudah termasuk di dalamnya.

▶Persyaratan & aturan penginapan.
Selain itu, pastikan kita selalu menanyakan persyaratan dan aturan tertulis yang berlaku bagi tamu di setiap penginapan. Tanyakan apakah lokasi jauh / tidak dari pusat keramaian. Apakah memungkinan memesan makanan dari luar, dsb. Jadi kita sudah antisipasi segala kemungkinan saat tiba di lokasi.

▶ Rute / akses / jalur & waktu terbaik
Untuk yang ingin langsung menuju lokasi, sebaiknya sebanyak mungkin mencari informasi terkini mengenai rute/akses/jalur terbaik. Saat itu kami melewati rute Tawangmangu - Sarangan - Ponorogo - Pacitan & banyak berhenti (biasaaa selalu ingin meng-capture pemandangan indah) dan secara jarakpun rute ini lebih jauh dari rute biasa/pada umumnya.

Mendekati lokasi, kami menjumpai jalan yang kecil, tidak mulus, berkelok-kelok, sepi, kadang suasana gersang, kadang rimbun.

Carilah waktu/bulan terbaik. Berlibur ke pantai kalau di musim hujan rasanya sayang sekali kita hanya bisa berdiam diri kamar saat hujan turun 😁.

Informasi tambahan:

No comments:

Post a Comment

(Latihan 7.1) Sunset & Sunrise di Watu Karung, Desa Limasan, Pacitan, Jawa Timur, Indonesia

Sunset di Watu Karung, Desa Limasan, Pacitan (11-Mei-2018) Apa mungkin kita bisa melihat sunset dan sunrise dari lokasi yang sama? ...